Rabu, 10 Februari 2021

Makalah Pembuatan Naskah dan Video

 


Hai Readers, Assalamualaikum disini saya ingin berbagi makalah tentang Pembuatan Naskah dan video

Pengertian Video

Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang

gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital.

·         Fungsi Video

Fungsi video berfungsi sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide atau gagasan melalui penyajian suatu Produk yang telah dihasilkan. Sebagai sarana untuk mengomunikasikan ide atau gagasan, presentasi video harus mengemukakan keunggulan ide atau gagasan yang akan disampaikan.

·         Ciri – Ciri Video

-          Mengomunikasikan Ide

-          Menunjukkan Solusi

-          Mengomunikasikan Produk Dan Jasa

-          Menunjukkan Cara Kerja 

·         Manfaat Penggunaan Video

1) Sangat membantu tenaga pengajar dalam mencapai efektifitas pembelajaran khususnya pada mata

pelajaran yang mayoritas praktek.

2) Memaksimalkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam waktu yang singkat

3) Dapat merangsang minat belajar peserta didik untuk lebih mandiri.

4) Peserta didik dapat berdiskusi atau minta penjelasan kepada teman sekelasnya.

5) Peserta didik dapat belajar untuk lebih berkonsentrasi

6) Daya nalar Peserta didik lebih terfokus dan lebih kompeten.

7) Peserta didik menjadi aktif dan termotivasi untuk mempraktekan  latihan-latihan.

8) Peserta didik dapat menayangkannya di rumah karena materi sudah dalam format

film atau VCD.

9) Memenuhi tuntutan kemajuan zaman pendidikan, khususnya dalam penggunaan

bidang media teknologi.

10) Memberikan daya pemahaman keterampilan yang lebih terstruktural.

 

·         Prinsip Video

a) Ilmiah

Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat

dipertanggungjawabkan secara keilmuan.

b) Relevan

Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi kedalam silabus sesuai dengan tingkat

perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik.

c) Sistematis

Komponen-komponen materi saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.

d) Konsisten

Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, pengalaman belajar,

sumber belajar, dan sistem penilaian.

e) Memadai

Cakupan indikator, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang

pencapaian kompetensi dasar.

f) Aktual dan Kontekstual

Cakupan indikator, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan

ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, serta peristiwa yang terjadi.

g) Fleksibel

Keseluruhan komponen materi dapat mengakomodasi variasi peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan

yang terjadi di sekolah/lembaga pendidikan dan tuntutan masyarakat.

h) Menyeluruh

Komponen materi mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).

 

Jenis Video

Berdasarkan tujuan pembuatannya, video dapat diperuntukan:

1.      Cerita

Video yang bertujuan untuk memaparkan cerita.

2.      Dokumenter

Video yang bertujuan merekam sebuah kejadian atau peristiwa dalam kehidupan

nyata.

3.      Berita

Video yang bertujuan memaparkan sebuah berita.

4.      Pembelajaran

Video yang bertujuan untuk memberikan materi pembelajaran agar mudah diserap dan dapat dimainkan ulang.

5.      Presentasi

Video yang bertujuan untuk mengomunikasikan ide atau gagasan

 

Tahap Perancangan Video

Pembuatan video memerlukan beberapa tahapan proses meliputi praproduksi, produksi, dan Pascaproduksi. Praproduksi merupakan tahapan perencanaan, produksi merupakan tahapan Pengambilan gambar, dan pascaproduksi merupakan tahap penyelesaian video.

Praproduksi

Tahap praproduksi melalui tahap yang panjang dan menentukan keberhasilan pada tahap selanjutnya. Tahap ini merupakan perencanaan dari kegiatan selanjutnya dan hasil yang akan dicapai. Pada intinya tujuan praproduksi adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya video sesuai dengan harapan.

Untuk memulai praproduksi dibutuhkan beberapa langkah, sebagai berikut:

1. Ide/Gagasan

Tahapan yang pertama adalah menentukan ide dan konsep. Ide merupakan gagasan awal yang nantinya akan direalisasikan ke produk yang ingin diproduksi. Ide dapat diperoleh dari mana aja, bisa dari imajinasi, hobi, pengalaman, buku, film, atau lingkungan sekitar. Dari ide ini, kita akan tau, produk seperti apa sih yang ingin kita produksi.

2. Membuat Naskah

Selanjutnya, ada tahap pembuatan naskah. Pada pembuatan video atau film, naskah bisa dijadikan acuan dalam proses produksi. Tanpa adanya naskah, bisa-bisa, cerita yang ingin disampaikan nggak bisa tersusun dengan baik, nih.

Adapun Fungsi Naskah :

-          Sebagai Konsep Dasar Karna Mengandung Elemen – elemen Penting, Seperti Informasi yang ingin disampaikan,Karakter Tokoh-tokoh Cerita,Latar Tempat,dan Peralatan Yang harus dipersiapkan

-          Arah Jalan Cerita

-          Acuan Saat Proses Produksi

-          Dasar Penentuan Tokoh

-          Dasar Anggaran Kuangan

-          Tolak Ukur Penentuan jadwal yang dilihat dari kerumitan dan panjang cerita

3. Sinopsis

Setelah membuat naskah, langkah selanjutnya membuat ringkasan cerita ( Sinopsis )

Sinopsis berisi garis besar jalan cerita, meliputi pengenalan karakter para tokoh, konflik cerita, klimaks, dan penyelesaian masalah. Nah, setelah mengetahui gambaran cerita secara garis besar, cerita mulai disusun berdasarkan urutan adegannya (scene). Tahap ini disebut dengan pembuatan outline.

4. Membuat Panduan Gambar ( Storyboard)

Storyboard sendiri adalah sketsa gambar yang disusun secara berurutan sesuai naskah cerita. Dengan storyboard, penulis cerita dapat membuat seseorang membayangkan alur cerita melalui gambar-gambar yang disajikan, sehingga dapat menghasilkan persepsi yang sama mengenai ide cerita yang penulis ingin sampaikan.

Produksi

Produksi merupakan tahap selajutnya setelah naskah diterima oleh Produser dan Sutradara. Untuk menghasilkan gambar dan suara sesuai dengan keinginan penulis naskah, maka pada tahap ini harus dilakukan berbagai kegiatan, meliputi:

·         Penentuan Tim Produksi

·         Casting (Pencarian Pemain)

·         Hunting (Pencarian Lokasi Shooting)

·         Cru Metting (Rapat Tim Produksi)

·         Pengambilan Gambar

Hasil akhir dari kegiatan produksi yaitu sekumpulan gambar dan suara dari lapangan yang siap diserahkan kepada editor untuk dipilih sesuai naskah.

Pascaproduksi

Setelah sekumpulan gambar dan suara diterima oleh editor, maka langkah selanjutnya yaitu tahap pemilihan gambar dan suara yang terbaik. Gambar dan suara tersebut kemudian disambung-sambung. Tahap ini cukup panjang, yaitu meliputi:

·         Editing (Penggabungan dan Pemilihan Gambar)

·         Mixing (Pengisian Musik)  Preview

·         Ujicoba

·         Revisi

·         Distribusi/Penyiaran

Hasil akhir dari kegiatan ini yaitu sebuah media video pembelajaran yang siap dimanfaatkan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran di kelas.

Link makalah : https://drive.google.com/file/d/1t7Tvwcm6Z3SV8IFduoRPa0AbylYNTjWB/view?usp=sharing


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Informasi Tentang Blog dan Weblog

1. Sejarah Blog Perkembangannya dan sejarah blog, perjalanan blog menjadi platform yang populer ternyata cukup panjang. Begini timelinenya...